Kutipan kisah berikut sangat menggetarkan saya secara pribadi ketika membacanya, tentang kerinduan dan kedekatan rasa pada Yang Maha Esa dan UtusanNya.
Oleh karena itu, saya ingin membaginya dengan kalian semua dan semoga kalian juga bisa merasakan hal yang luar biasa setelah membacanya. Saat dimana seluruh permasalahan luruh dalam keheningan "berdekatan denganNya".
Inilah bagian Klimaks Ketika Nabi Muhammad SAW melewati “tempat yang tiada berbatas” (sidrat al-muntaha) dan akhirnya sampai pada keharibaan Tuhan sendiri.
