Halaman

25 April 2014

Karakter Peserta Didik 2


Sebelumnya kita telah mempelajari Karakter Peserta Didik 1
Dalam kesempatan kali ini, penulis ingin berbagi kembali kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengenali Karakter Peserta Didik. yaitu dengan kegiatan Menceritakan Dongeng yang Telah Didengar.

Ingat..
Karakter Setiap manusia tentulah berbeda antara satu dengan lainnya.



Peserta didik-pun begitu.
Karakter setiap anak pastilah berbeda, sesuai lingkungan di mana mereka tumbuh. Mereka tumbuh dengan membawa kemampuannya masing-masing dan dengan cara mereka masing-masing. Oleh sebab itu tidaklah bijak apabila kita menuntut mereka untuk tumbuh dengan cara yang sama.
Meng-generalisasi-kan setiap anak harus mampu dalam setiap mata pelajaran adalah tindakan yang kurang tepat apabila kita berbicara tentang karakter manusia.

Ingat, mereka berbeda. Dengan kata lain, mereka tidak harus mampu melakukan segala hal dengan sempurna. Mereka hanya perlu melakukan hal yang mereka kuasai dengan benar. Dan itulah tugas kita para pendidik untuk membantu mereka menemukan hal yang mereka kuasai.

Berikut merupakan contoh kecil bagaimana cara melihat karakter peserta didik dalam melakukan sebuah kegiatan. Sehingga para pendidik dapat mengenal kemampuan (potensi) setiap individu dalam bidang tertentu.

dalam tulisan kali ini, penulis ingin menunjukkan kegiatan nyata di kelas kami yang dapat memberikan gambaran bagaimana cara mengenali karakter peserta didik dalam bidang kepercayaan diri tiap individu. Mungkin akan terlihat karakter yang tidak percaya diri, kurang percaya diri, percaya diri, dan sangat percaya diri.

Semua perbedaan karakter tersebut bukanlah menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah : "Apabila Pendidik tidak mampu mengenali karakter mereka".




Sumber video dapat diklik di bawah ini:


Kegiatan tersebut dilakukan di dalam kelas IVb Tahun ajaran 2013-2014, SDN Karangrejo 1.
Setelah guru membacakan sebuah dongeng, peserta didik menceritakan kembali dongeng tersebut dengan kalimat sendiri.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan para pendidik dapat menangkap kemampuan menyimak dan kemampuan berbicara para peserta didik.
Mulai dari kemampuan :
1. berkonsentrasi (ketika mendengarkan dongeng yang dibacakan),
2. kemampuan mengolah kata,
3. kemampuan berekspresi (di sini akan terlihat perkembangan kepercayaan diri tiap peserta didik),
4. kemampuan berbahasa mereka (memiliki banyak kosa kata atau sebaliknya),
5. kemampuan mengatasi masalah (berimprovisasi ketika melakukan kesalahan dalam bercerita).


Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia pada Umumnya. Apabila ada kekurangan, dengan kerendahan hati kami mohon koreksinya. Karena kami sadar dengan sepenuhnya tiada gading yang tak retak, dan di atas lagit masih ada langit.

Salam Pendidikan,
GS. Nugroho

2 komentar:

  1. luar biasa, salam dari guru di Sulawesi

    BalasHapus
  2. Sukses buat Anda lah pokoknya pak guru

    BalasHapus